Gayo Lues, || 01 Februari 2026
Semangat kebersamaan terpancar jelas di Dusun Atu Sepit, Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung. Personel Babinsa Koramil 09/Putri Betung bersama Personel BKO Batalyon TP 855/RD terjun langsung membantu masyarakat melaksanakan gotong royong pengecoran pondasi pagar Masjid Al Mutakin yang rusak akibat terjangan arus banjir sungai beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini merupakan respon cepat TNI dalam membantu pemulihan fasilitas ibadah yang terdampak bencana alam. Mengingat posisi masjid yang berada di dekat aliran sungai, pembangunan pagar ini dirancang khusus dengan konstruksi yang lebih kokoh dan tinggi sebagai langkah mitigasi jangka panjang.
Detail Kegiatan
Swadaya murni masyarakat Desa Ramung Musara.
Fokus Pekerjaan: Pengecoran pondasi dan pembangunan pagar pembatas tinggi untuk menahan luapan air sungai agar tidak masuk ke teras masjid di masa mendatang.
Mempercepat pemulihan sarana ibadah pasca bencana dan memberikan rasa aman bagi jamaah saat musim penghujan tiba.
Menyelesaikan pembangunan pagar pembatas secara permanen yang memiliki ketahanan terhadap abrasi dan luapan arus sungai.
Melalui aksi ini, diharapkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat semakin erat. TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi sebagai solusi nyata di tengah kesulitan yang dihadapi warga.
Testimoni
Kepala Dusun Atu Sepit menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran personel TNI di lokasi.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak-bapak Babinsa dan Batalyon 855 yang sudah terjun langsung. Dengan bantuan tenaga dari TNI, pekerjaan yang berat ini terasa lebih ringan. Kehadiran mereka memberi kami semangat untuk bangkit kembali membangun desa kami setelah terkena musibah banjir," ujar Kepala Dusun Atu Sepit.
(Reporter kang juna)
