Notification

×

Iklan

Klarifikasi Kepala Pekon Margoyoso Tepis Tudingan Miring Realisasi Dana Desa di Kecamatan Sumberejo

Minggu, 22 Februari 2026 | Februari 22, 2026 WIB Last Updated 2026-02-22T21:44:43Z


HARIANEKSPOSLAMPUNG.COM,SUMBEREJO – Kepala Pekon Margoyoso, Sudibyo, memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan viral yang menuding adanya ketidakberesan dalam realisasi Dana Desa di wilayahnya. Sudibyo menegaskan bahwa poin-poin yang menyudutkan aparat pekon tersebut tidak sepenuhnya benar dan perlu diluruskan agar tidak menjadi bola liar di tengah masyarakat



Menanggapi isu mengenai Musyawarah Desa (Musdes) yang dianggap tidak sesuai prosedur, Sudibyo menjelaskan bahwa proses tersebut telah dilakukan secara transparan. "Musyawarah desa sudah sesuai prosedur tanpa ada penggelembungan anggaran



Kegiatan ini diikuti langsung oleh BHP (Badan Himpun Pemekonan) serta tokoh masyarakat setempat," tegasnya



Terkait dugaan mark-up pada pembangunan infrastruktur dan pengadaan barang, Sudibyo merinci poin-poin bantahannya:


1.Infrastruktur: Pengerjaan dilakukan sesuai spesifikasi teknis dan aturan yang berlaku dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

2.Lampu Tenaga Surya & Bibit: Semua pengadaan telah melalui mekanisme Musdes dan disesuaikan dengan kebutuhan serta keinginan warga.

3.Mesin Pengolah Sampah: Sudibyo secara tegas membantah adanya mark-up karena Pekon Margoyoso tidak pernah menganggarkan pengadaan mesin tersebut. "Jika ada tuduhan mark-up mesin sampah, itu jelas tidak berdasar," tambahnya



Lebih lanjut, ia memastikan bahwa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dibuat sesuai prosedur dan telah melewati pemeriksaan pihak berwenang. Begitu pula dengan penyaluran gaji perangkat desa yang diklaim telah mengikuti standar aturan pemerintah daerah yang berlaku, sehingga tudingan gaji fiktif dianggap tidak benar




Sudibyo menyatakan bahwa ia sangat menghargai setiap pemberitaan sebagai bentuk kritik dan kontrol sosial terhadap pejabat publik. Namun, ia menyayangkan jika informasi yang beredar tidak melalui proses konfirmasi terlebih dahulu




"Kami menghormati karya jurnalis, namun alangkah lebih elok jika dilakukan konfirmasi ke pihak terkait agar berita yang dihasilkan berimbang dan tidak menimbulkan opini negatif yang merugikan salah satu pihak," pungkasnya(tim)

×
Berita Terbaru Update