Notification

×

Iklan

Menepis Tudingan Miring, Kepala Pekon Sidomulyo Berikan Klarifikasi Terkait Realisasi Dana Desa

Minggu, 22 Februari 2026 | Februari 22, 2026 WIB Last Updated 2026-02-22T21:30:19Z


HARIANEKSPOSLAMPUNG.COM,SUMBEREJO – Menanggapi pemberitaan yang sempat viral terkait dugaan penyimpangan realisasi Dana Desa (DD) di Kecamatan Sumberejo, Kepala Pekon (Kakon) Sidomulyo, Sunardi, akhirnya angkat bicara. Pihaknya memberikan klarifikasi menyeluruh guna meluruskan opini publik yang berkembang terkait tata kelola anggaran di wilayahnya



Sebelumnya, beredar kabar yang menyoroti tujuh poin krusial, mulai dari dugaan musyawarah desa (Musdes) yang tidak prosedural, mark-up anggaran infrastruktur, laporan pertanggungjawaban (LPJ) fiktif, hingga manipulasi gaji perangkat desa. Selain itu, pengadaan lampu tenaga surya, bibit, dan mesin pengolah sampah juga tak luput dari sorotan



Menanggapi poin-poin tersebut, Sunardi menjelaskan secara rinci bahwa seluruh tahapan pembangunan dan pengadaan di Pekon Sidomulyo telah berjalan di atas rel aturan


1.Musyawarah Desa & Transparansi: Sunardi menegaskan bahwa Musdes dilaksanakan sesuai prosedur tanpa ada penggelembungan anggaran. Agenda tersebut dihadiri langsung oleh Badan Himpunan Pekon (BHP) dan tokoh masyarakat setempat.

2.Pembangunan Infrastruktur: Terkait infrastruktur, ia menjamin pengerjaan sudah sesuai spesifikasi teknis dan melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung.

3.Laporan Pertanggungjawaban: Seluruh LPJ diklaim telah melalui pemeriksaan pihak berwenang dan dinyatakan sesuai prosedur. Begitu pula dengan Gaji Perangkat Desa yang penyalurannya berpedoman pada aturan pemerintah daerah.

4.Pengadaan Barang: Terkait lampu tenaga surya dan bibit, Sunardi menyebut semuanya telah melalui kesepakatan Musdes sesuai kebutuhan warga.

5.Mesin Pengolah Sampah: Khusus untuk alat ini, Sunardi mengonfirmasi keberadaannya. Namun, ia menekankan bahwa pengadaan tersebut dilakukan sebelum masa jabatannya dimulai, dengan teknis pembelian yang sudah sesuai harga ketentuan saat itu


Sunardi menekankan bahwa pemberitaan yang sempat viral tersebut tidak sepenuhnya benar. Ia berharap adanya klarifikasi ini dapat mencegah timbulnya opini negatif yang tidak berdasar di tengah masyarakat


Meski demikian, ia menyatakan tetap menghargai setiap pemberitaan yang muncul sebagai bentuk kritik dan kontrol sosial terhadap pejabat publik


"Kami sangat menghargai karya jurnalistik sebagai kontrol sosial. Namun, alangkah eloknya jika setiap informasi dikonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak terkait agar berita yang dihasilkan berimbang (cover both sides) dan tidak menyudutkan salah satu pihak," pungkas Sunardi


Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan tata kelola pemerintahan Pekon Sidomulyo dapat terus berjalan kondusif dengan mengedepankan asas transparansi dan akuntabilitas(tim)

×
Berita Terbaru Update