HARIANEKSPOSLAMPUNG.COM,PRINGSEWU – Pihak Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pringsewu bersama jajaran Komite Sekolah memberikan klarifikasi resmi terkait isu yang beredar mengenai dugaan adanya uang daftar ulang bagi peserta didik baru
Pihak sekolah menegaskan bahwa pungutan untuk daftar ulang sama sekali tidak ada, Adapun biaya yang muncul merupakan murni untuk pengadaan seragam sekolah yang telah disepakati antara komite dan wali murid melalui forum musyawarah bersama orang tua wali murid.
Ketua Komite MTsN 1 Pringsewu, Iswadi Idris, menjelaskan bahwa komite sekolah memang pernah mengumpulkan seluruh orang tua wali murid untuk melakukan musyawarah
Dalam pertemuan tersebut, pihak komite menawarkan dua opsi terkait pengadaan seragam sekolah bagi siswa baru apakah seragam akan dibeli masing-masing secara mandiri di luar, atau dikoordinasikan melalui pihak komite.
"Kami menegaskan tidak ada paksaan maupun tekanan sama sekali kepada para wali murid terkait seragam sekolah peserta didik baru
Semua keputusan yang diambil murni berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat dengan para wali murid," ujar Iswadi Idris dalam keterangan resminya
Berdasarkan hasil keputusan bersama dalam musyawarah tersebut, mayoritas orang tua wali murid menyepakati dan memutuskan agar pembuatan seragam sekolah diakomodasi oleh pihak komite demi keseragaman dan kemudahan.
Di sisi lain, pihak manajemen MTsN 1 Pringsewu saat dimintai keterangan membenarkan adanya dana yang disetorkan oleh wali murid saat proses masuk sekolah Namun, pihak sekolah menggarisbawahi bahwa dana tersebut bukan uang daftar ulang, melainkan dana pembelian seragam yang mekanismenya sudah melalui persetujuan matang di forum komite dan wali murid baru.
Pihak sekolah kembali mempertegas bahwa mereka tidak pernah mewajibkan atau mengharuskan atribut seragam dibeli melalui sekolah,Namun karena para wali murid sendiri yang meminta dan menyepakati agar seragam dibuatkan oleh pihak komite, maka pihak komite membantu memfasilitasi keinginan tersebut.
Dengan adanya klarifikasi ini, pihak MTsN 1 Pringsewu dan Komite berharap masyarakat serta wali murid mendapatkan informasi yang jelas dan berimbang, sekaligus meluruskan kesalahpahaman terkait isu uang daftar ulang yang sempat beredar(Red)